Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Nasional

PPDI Sulteng Datangi dan Curhat ke Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal

Editor
PPDI Sulteng Datangi dan Curhat ke Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
PPDI Sulteng berpose bersama Direktur Jendral Advokasi dan Kerjasama Desa dan Perdesaan (Dirjen AKDP) Kementerian Desa, Muhammad Fachri (Foto: Masrzuki)

Palopo Media, Jakarta – Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se Sulawesi Tengah (Sulteng) datangi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Kedatangan itu untuk curhat terkait regulasi tentang pembangunan dan pembinaan desa yang belum secara menyeluruh dirasakan aparatur desa dan masyarakat, khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kedatangan Ketua PPDI Sulteng Moh Fikri Agusti dan 9 ketua PPDI dari Kabupaten se Sulteng bersama Pendamping Tenaga Ahli Desa Provinsi Sulawesi Tengah Zulkifli disambut hangat oleh Direktur Jendral Advokasi dan Kerjasama Desa dan Perdesaan (Dirjen AKDP) Kementerian Desa Muhammad Fachri di ruang kerja Kementerian Desa di Jakarta, Selasa (11/01/2022).

Dalam pertemuan itu, Fachri berharap PPDI turut mengawal regulasi yang saat ini sudah berjalan namun belum terealisasikan di beberapa desa.

Salah satunya kata Fachri, tentang pemberhentian aparatur desa yang dilakukan tidak sesuai regulasi.

Padahal menurutnya, aturan tersebut sudah dipertegas dalam Permendagri Nomor 67 tahun 2017 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

“Aturan ini kan secara nasional, harus nya diterapkan secara menyeluruh. Kalau masih ada perangkat desa diberhentikan tidak sesuai amanat itu, maka hal ini yang perlu kita perhatikan kita bersama, termasuk PPDI,” kata Fachri.

Selain menyambut hangat kedatangan PPDI Sulteng, Fachri juga mengucapkan selamat kepada PPDI yang telah melaksanakan Munas ke 4 tahun 2022.

Serta mengapresiasi kehadiran dan berharap kepada pengurus PPDI dapat menjalin kerja sama dalam pelaksanaan tugas khususnya dengan kepala desa dan lembaga desa yang ada dan tingkatkan profesionalitas dalam menjalankan pekerjaan.

“Jadikan PPDI sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas perangkat desa,” tutup Fachri. (mrz)


Editor: Eko Prasetyo

Baca Juga  Kunjungi Komunitas Musisi dan Penyanyi, Ketum Partai UKM Indonesia Berikan Dukungan dan Apresiasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten