Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Nasional

Petani Kopsa M yang Dianggap Mendapat Kriminalisasi PTPN V dan Polres Kampar Dalam Status Perlindungan LPSK

Editor
Petani Kopsa M yang Dianggap Mendapat Kriminalisasi PTPN V dan Polres Kampar Dalam Status Perlindungan LPSK
Perwakilan petani mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) (Foto: Dok. Setara Institute)

JAKARTA – Dua petani yang tergabung dalam Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa M) dianggap mendapat kriminalisasi atas laporan PTPN V dan prosedural Polres Kampar dinilai tidak prosedural.

Hal ini menurut Disna Riantina, Koordinator Tim Advokasi Keadilan Agraria Setara Institute menunjukkan bahwa cara-cara lama perusahaan BUMN berkolaborasi dengan penegak hukum belum berubah.

“Praktik ini seharusnya menjadi masa lalu. Tetapi faktanya di lapangan masih banyak terjadi. Klaim bahwa PTPN V compliance dengan standar sustainability policy dan standar bisnis dan HAM dalam tata kelola perkebunan. Ternyata hanya menjadi slogan untuk dagang Sawit ke dunia internasional saja,” katanya kepada media, Rabu (15/09/2021).

Menurutnya, petani yang menjual hasil kebun sendiri justru dituduh menggelapkan barang oleh PTPN V dan Polres Kampar dengan drama merampas truk milik koperasi dan melaporkannya kepada Polres Kampar.

Bahkan menurutnya, dalam sekejap, kurang dari 24 jam Polres Kampar telah menetapkan tersangka.

Katanya, ini menjadi kasus rekayasa dengan nomor LP/434/IX/2021/SPKT/POLRES KAMPAR/POLDA RIAU, tanggal 1 September 2021 ini, telah menjerat KIKI ISLAMI PARSHA (pada 2/9/2021) dan SAMSUL BAHRI (pada 7/9/2021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten