Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Crime

Pembuatan SIM Tembak yang Beredar di Sosial Media Adalah Penipuan

Editor
Pembuatan SIM Tembak yang Beredar di Sosial Media Adalah Penipuan
Kanit Regident Polres Palopo Ipda Patrick Siahaya (Foto: Dokumentasi/Istimewa)

Palopo Media – Pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) tembak yang beredar di media sosial Facebook adalah penipuan.

Hal itu diungkapkan oleh Kanit Regident Polres Palopo Ipda F Patrick Siahaya, Rabu (05/01/2022).

Menurutnya, kabar pembuatan SIM tanpa tes di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM di wilayah hukum Polres Palopo itu bohong.

“Kabar dan posting itu enggak benar atau hoax, itu merupakan modus penipuan dengan mengatas namakan Polres,” ucapnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pelacakan terhadap akun yang menyebarkan informasi hoax tersebut.

“Pihak kepolisian sendiri sudah melakukan pelacakan terhadap akun tersebut,” lanjut Kanit Regident.

Kanit Regident juga mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini telah terjadi sebelumnya di wilayah hukum Polres Toraja.

“Kejadian serupa juga pernah terjadi di Toraja yang mengakibatkan satu orang menjadi korban penipuan,” ungkapnya.

Sebelumnya, beredar di sebuah grup facebook Palopo Dagang postingan dari sebuah akun yang menawarkan jasa pembuatan SIM tembak.

Informasi Hoax pembuatan SIM Tembak di group Facebook Palopo Dagang

Setelah ditelusuri, Kanit Regident Ipda Patrick Siahaya mengatakan bahwa akun tersebut bukanlah anggota kepolisian.

“Orang dalam akun yang melakukan postingan itu bukan anggota kepolisian, dan dari fotonya, semua foto lama,” katanya.

Hal itu membuat Kanit Regident memberi atensi kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Kota Palopo untuk tidak terpengaruh dan tidak cepat percaya dengan informasi seperti itu.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan tidak terpengaruh dengan kabar tersebut,” ucapnya.

“Jangan cepat percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya. Jika mendapat informasi seperti ini, masyarakat diharapkan untuk melakukan konfirmasi langsung ke pihak berwajib,” tandasnya. (***)


Editor: Eko Prasetyo

Baca Juga  Perjanjian Ekstradisi Indonesia Singapura, Diyakini Dapat Berantas Kejahatan Lintas Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan Konten