Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Nasional

Novel Baswedan Jadi ASN Bareskrim Polri, Peter Selentinus: Hidden Agenda untuk Kembali ke KPK

Editor
Novel Baswedan Jadi ASN Bareskrim Polri, Peter Selentinus: Hidden Agenda untuk Kembali ke KPK
Petrus Selentinus, Koordinator TPDI dan Advokat Peradi (Foto: Dokumentasi/Istimewa)

JAKARTA – Pengamat Hukum Peter Selentinus menilai kemurahan hati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima Novel Baswedan dkk yang gagal menjadi ASN pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harus dibaca sebagai hidden agenda Novel Baswedan dkk.

Menurutnya, setelah tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) mereka ingin menjadikan Bareskrim sebagai terminal transit agar kelak bisa kembali menjadi ASN pada KPK atau Penyidik bahkan Pimpinan KPK.

“Keinginan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, merekrut Novel Baswedan dkk. menjadi ASN, bisa saja tidak memberi solusi bagi penciptaan ASN berwawasan kebangsaan di Bareskrim Polri. Mereka (red-Novel Baswedan dkk) sudah tidak lolos TWK, karena sudah terbentuk karakter “pembangkang” yang selama ini melawan atasan secara terbuka ke pers,” kata Petrus Selestinus yang juga Koordinator TPDI dan Advokat Peradi, kepada media, Selasa (09/11/2021)

Katanya, dengan karakter pembangkang seperti itu, maka Bareskrim Polri bukanlah habitat yang cocok, bagi Novel Baswedan dkk.

Dimana menurutnya manajemen di Kepolisian bersifat hirarki (garis komando), tapi dalam strategi perjuangan politik, lebih baik mundur selangkah untuk menggapai sukses besar di masa yang akan datang.

“Meng-ASN-kan Novel Baswedan dkk. di Polri menjadi kontraproduktif, karena soal TWK adalah soal ideologi, sehingga tidak mungkin seseorang yang sudah terbentuk karakter oposisi terhadap wawasan kebangsaan, lantas secara instan berubah menjadi berwawasan kebangsaan yang loyal,” ujarnya.

Baca Juga  Peringati HKGB ke-69, Kapolri: Polri Kuat Karena Didukung Oleh Bhayangkari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan Konten