Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Opini

LGBT Merusak Generasi

LGBT Merusak Generasi
Katakan tidak pada LGBT (Foto: SINDOnews.com)

Palopo Media – Dalam kehidupan ini terdapat banyak fenomena menyimpang yang terjadi, salah satunya adalah praktik LGBT.

Apa sebenarnya LGBT itu?

LGBT adalah singkatan dari Lesbi, Gay, Besexualitas, dan Transgender.

Kebanyakan kaum LGBT atau homoseksual mulai menyadari memiliki kecenderungan yang berbeda ketika menginjak usia remaja, kemudian mereka akan memutuskan untuk menjadi homoseksual di usia dewasa.

Lesbian adalah penyimpangan orientasi seksual seorang wanita yang menyukai sesama wanita.

Sedangkan gay adalah penyimpangan orientasi seorang pria yang menyukai sesama pria.

Adapun besexualitas yaitu ketertarikan secara sexual kepada laki-laki dan perempuan.

Sedangkan transgender adalah seseorang yang merasa bahwa identitas gendernya tidak sesuai dengan jenis kelamin biologis yang diperoleh sejak lahir.

Beberapa fenomena kaum LGBT seperti yang terjadi pada insiden penggerebekan 141 pria yang diduga homoseksual setelah merayakan pesta gay di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada tahun 2017.

Media asing bahkan ikut menyoroti peristiwa tersebut.

Di tahun 2015 Bali dihebohkan dengan beredarnya berita pernikahan sesama jenis yang diselenggarakan di hotel dan membuat Gubernur Bali pada saat itu naik pitam.

Selain itu, kasus serupa terjadi di Surabaya.

Terdapat 14 tersangka usai melakukan pesta sex gay, setelah digelar tes Infeksi Menular Seksual (IMS) terhadap belasan tersangka, hasil tes menunjukkan 5 diantaranya positif mengidap Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Bahkan di dunia militer juga terdapat kelompok LGBT seperti yang diungkap oleh Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung Mayor Jenderal (Purnawirawan) Burhan Dahlan.

Lantas apa yang menjadi penyebab terjadinya LGBT?

Beberapa pemicu yang menjadi penyebab LGBT diantaranya trauma masa kecil dalam keluarga, pergaulan, faktor genetik, tidak dapat menahan hawa nafsu, sering mendapat ejekan seperti tomboy, bencong, homo, lesbi, dan sebagainya.

Baca Juga  Dana Investasi Tidak Dapat Dicairkan, Nasabah Kembali Laporkan Fikasa Group

Setelah mengetahui apa itu LGBT dan penyebab terjadinya, dampak dari LGBT juga sangat penting untuk diketahui.

Dari segi kesehatan, bisa mengakibatkan penyakit kanker anal/ dubur, kanker mulut, meningitis, HIV/AIDS.

Kaum LGBT sulit diterima bagi kebanyakan masyarakat apalagi di Indonesia yang mayoritas muslim, karena Islam jelas melarang perbuatan keji tersebut seperti yang tercantum di surah al-A’raf 7:80-81.

وَلُوطًا إِذۡ قَالَ لِقَوۡمِهِۦٓ أَتَأۡتُونَ ٱلۡفَٰحِشَةَ مَا سَبَقَكُم بِهَا مِنۡ أَحَدٖ مِّنَ ٱلۡعَٰلَمِينَ إِنَّكُمۡ لَتَأۡتُونَ ٱلرِّجَالَ شَهۡوَةٗ مِّن دُونِ ٱلنِّسَآءِۚ بَلۡ أَنتُمۡ قَوۡمٞ مُّسۡرِفُونَ

Terjemahan:
“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth, ketika dia berkata kepada kaumnya, ‘Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini). Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan. Kamu benar-benar kaum yang melampaui batas.” (QS. Al A’raf 7: 80-81)

Bagaimana upaya untuk mencegah atau mengurangi meningkatnya kaum LGBT?

Didikan yang baik dari orang tua, memberikan edukasi tentang LGBT yang menyimpang dari agama, menjaga pergaulan agar tetap sehat, tidak menonton jenis konten pornografi, meningkatkan iman agar tidak terjerumus terhadap hal-hal yang dapat memicu terjadinya LGBT.

Kontributor: A. Saidatul Jannah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan Konten