Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Lifestyle

Ingin Berhenti Merokok: Sulit Bukan Berarti Tidak Bisa

Editor
Ingin Berhenti Merokok: Sulit Bukan Berarti Tidak Bisa
Rokok (Foto: Eko Prasetyo/palopomedia)

PALOPOMEDIA.COM – Berhenti merokok bukanlah hal yang mudah, meskipun banyak perokok yang ingin melakukannya.

Hal itu dikarenakan efek nikotin pada rokok yang seringkali membuat usaha pecandunya gagal dan kembali ke kebiasaan lama.

Dikutip dari cnnindonesia.com, psikiater dari Klinik Berhenti Merokok RSUP Persahabatan, Jakarta Tribowo Tuahta Ginting mengungkapkan bahwa berhenti merokok memang sulit dilakukan bagi orang yang belum memiliki niat.

“Ditambah lagi, ada beberapa faktor yang makin menyulitkan usaha perokok untuk berhenti,” katanya.

Menurutnya, meskipun sulit, bukan berarti orang tidak bisa berhenti merokok.

“Secara kimia nikotin memang membuat otak merasa nyaman, waspada, dan berpikir lebih baik. Ketika paparannya dihentikan, otak menjadi ‘lapar’ dan menimbulkan efek balikan,” ucapnya.

Namun secara normal sebenarnya tubuh juga memproduksi zat-zat yang sifatnya seperti nikotin. Ketika seseorang berhenti merokok, tubuhnya akan mulai beradaptasi.

“Seminggu atau paling lama sebulan, efek balikan akan hilang dan kerja otak pun menjadi lebih baik tanpa rokok,” sebutnya.

Tanggapan Perokok di Kota Palopo

Rokok (Foto: Eko Prasetyo/palopomedia)

Salah satu perokok yang berhasil ditemui palopomedia.com, Kamis (02/09/2021) mengungkapkan bahwa dirinya pernah mencoba untuk berhenti merokok, namun tak bisa.

“Saya pernah coba untuk berhenti, jalan satu bulan saya berhenti, timbul rasa ingin mencoba lagi sehingga saya pun kembali merokok,” ucap Eca.

Menurut Eca, salah satu faktor yang turut membuatnya sulit untuk berhenti merokok ialah lingkungan yang ditempati.

“Salah satu faktornya juga ketika saya putuskan untuk berhenti merokok, kemudian saya ke tempat yang dimana orang-orang disana didominasi oleh perokok, rasa ingin kembali merokok itupun akhirnya kembali,” jelasnya.

Berbeda dengan Eca, salah satu warga yang ditemui mengungkapkan bahwa dulunya ia adalah seorang perokok berat, namun sudah hampir 1 tahun ia berhenti merokok.

“Dulu saya perokok berat, tapi saya punya niat untuk berhenti merokok,” katanya.

Menurutnya, berhenti merokok memang sulit, tetapi ketika ada niat maka semua itu akan bisa dilewati.

“Memang sulit awalnya, tetapi karena niat saya memang harus berhenti merokok, sehingga saya bisa melewati itu dan hingga saat ini saya sudah tak merokok,” ucap Rafli.

Alasan Berhenti Merokok

Ilustrasi Bahaya merokok (Foto: uzone.id)

Bagi Rafli, ia memutuskan untuk berhenti merokok karena beberapa alasan.

Kesehatan dan terserang penyakit menjadi alasan utama dirinya menghentikan kebiasaannya itu.

Alasan kedua Rafli adalah keluarga dan orang-orang terdekat yang dikasihi.

“Permintaan orang-orang terkasih juga membuat saya memutuskan untuk berhenti merokok,” katanya.

Selain dua alasan diatas, Rafli juga mengungkapkan bahwa faktor lain seperti keuangan juga menjadi pertimbangan bagi dirinya untuk berhenti merokok. (eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Unknow

    Masa sih

    Balas
Bagikan Konten