Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
Nasional

Hutang Menggunung!!! Aset BUMN Konstruksi Dijual Murah, Pekat IB Desak KPK dan BPK Periksa Laporan Keuangan BUMN Kontruksi

Editor
Hutang Menggunung!!! Aset BUMN Konstruksi Dijual Murah, Pekat IB Desak KPK dan BPK Periksa Laporan Keuangan BUMN Kontruksi
Pekat IB (Foto: Dokumentasi/Istimewa)

JAKARTA – DPP Pekat Indonesia Bersatu (Pekat IB) melalui Ketua Infokom Lisman Hasibuan kembali sambangi KPK  melayangkan surat resmi mendesak KPK dan BPK RI, agar segera melakukan audit dan penyidikan terhadap Bank Himbara (BNI, MANDIRI, BRI).

Desakan itu terkait pemberian hutang-hutang besar dan macet kepada BUMN Konstruksi.

“Bank Himbara banyak memberikan kredit besar yang akhirnya macet di BUMN Konstruksi WASKITA, HK, ADHI, WIKA, dan PP. Untuk itu kami meminta KPK dan BPK untuk memeriksa dan apa bila ditemukan segera disidik, sebab kejanggalan double bayar,” kata Lisman sapaan akrabnya kepada media, Senin (18/10/2021) di Jakarta.

Menurutnya, diharapkan prioritas awal audit khusus kepada Direksi BNI dan Tim Kreditnya.

Dimana diduga kuat BNI ikut terlibat dalam konspirasi korupsi kredit fiktif, dengan Induk BUMN konstruksi pada anak atau cucu perusahaan.

“Diduga modus ini supaya kemaren bisa ngutang segunung untuk proyek muluk dengan modal cekak. Dari analisa data Pekat IB, salah satu modusnya Direksi BUMN Induk sengaja membuat tagihan/kwitansi-kwitansi palsu, memakai nama Anak/Cucu nya, lalu membobol fasilitas Kredit Suplier (SKBDN/ SCF) milik anak/cucunya menjadi cash. Sehingga uang itu langsung dipakai biaya yang tidak jelas dan pembukuannya disamarkan,” ungkap Lisman panjang lebar.

Bahkan kata Lisman, ada yg tidak dicatat di Laporan Keuangan Induk dan anak/cucu perusahaan tersebut.

Padahal, menurutnya di bank sekarang jadi kredit macet anak/cucunya dan induk sebagai penikmat kredit fiktifnya macet duluan pula.

“Dugaan kami sangat kuat bukan hoax, sebab Tim Pengaduan kami sudah menelaah bukti-bukti yg kami terima, antara lain laporan keuangan yang dimanipulasi, data-data terkait hutang/kwitansi fiktif, catatan/surat dari Induk BUMN kepada anak/cucu,” beberanya.

Baca Juga  Muscab IKAMI SULSEL Cabang Bandung, Ahmad Yusda Terpilih Jadi Ketua Periode 2021-2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Bagikan Konten