Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
News

Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka di SMA Negeri 1 Palopo, Jumlah Siswa Perkelas Hanya 16 Orang

Editor
Hari Pertama Pembelajaran Tatap Muka di SMA Negeri 1 Palopo, Jumlah Siswa Perkelas Hanya 16 Orang
Pembelajaran Tatap Muka terbatas di SMA Negeri 1 Palopo (Foto: eko prasetyo/palopomedia)

PALOPO – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas untuk tingkatkan SMA sederajat se Kota Palopo mulai digelar hari ini, Senin (04/10/2021).

Salah satu sekolah yang melaksanakan PTM terbatas ini yaitu SMA Negeri 1 Palopo.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Palopo Muhammad Arsyad, S.PD, sistem PTM terbatas yang diberlakukan dengan membagi dua jumlah keseluruhan dari siswa yang ada.

“Jadi sistem yang diberlakukan yakni dengan membagi dua jumlah siswa, 50% dari jumlah siswa yang ada melakukan PTM dan sisanya lagi tetap melakukan pembelajaran via daring,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/10/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa siswa yang melaksanakan pembelajaran online dari rumah tetap diparalelkan dengan siswa yang melaksanakan PTM di sekolah.

“Jadi sistemnya paralel, pada saat guru melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah, maka pada saat itu juga dia melakukan pembelajaran online kepada siswa yang belajar dari rumah masing-masing,” lanjutnya.

Pada PTM terbatas yang dilakukan di SMA Negeri 1 Palopo ini, jumlah siswa perkelas yang tadinya berjumlah 32 orang, kini dikurangi 50% sehingga hanya berjumlah 16 orang perkelasnya.

Arsyad juga mengungkapkan bahwa pada PTM di minggu berikutnya, siswa akan ditukar.

“Jadi di minggu berikutnya, siswa yang melaksanakan pembelajaran dari rumah akan melakukan pembelajaran PTM di sekolah sedangkan siswa yang telah belajar di sekolah pada minggu ini akan belajar online dari rumah,” jelasnya.

Menurut Kepala SMA Negeri 1 Palopo ini, proses PTM yang dilakukan sangat memperhatikan protokol kesehatan yang ada.

“Dari sisi penerapan protokol kesehatan sendiri kami melakukan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap siswa sebelum masuk,” tambahnya.

Siswa yang hendak masuk kedalam sekolah akan diperiksa suhu tubuhnya dan diberikan semprotan hand sanitizer.

Bagi siswa yang suhu badannya diatas normal maka akan diarahkan untuk pulang ke rumah dan beristirahat.

Untuk diketahui, sebelum PTM terbatas ini dilakukan di SMA Negeri 1 Palopo, terlebih dahulu dilakukan assessment kesediaan orang tua siswa.

“Dari assessment yang dilakukan hampir 100% orang tua siswa memberikan persetujuannya untuk anaknya melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas, dan bagi yang masih menolak kita tetap hargai keputusannya dan mengarahkan anaknya untuk tetap belajar online dari rumah,” tutupnya. (eko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten