Sudah Puasa Syawal? Ini 3 Alasan Mengapa Amalan ini Harus Kamu Kerjakan

Blog Single

 

Puasa Ramadhan telah berakhir, dan kita telah berada pada awal menjelang pertengahan bulan Syawal. 

Pada bulan Syawal kita dianjurkan untuk berpuasa. Jumlah hari yang disunnahkan berpuasa pada bulan ini adalah 6 hari.

Puasa Syawal boleh dilaksanakan 6 hari berturut-turut atau dilaksanakan tidak berturut dengan catatan jumlahnya cukup yaitu 6 hari. Puasa ini juga boleh dilaksanakan pada awal, pertengahan atau akhir bulan Syawal.

Akan tetapi banyak orang yang biasanya menunda-nunda waktu untuk berpuasa dengan berbagai alasan. Bahkan tak sampai disitu, banyak juga yang tidak berniat untuk melaksanakan salah satu amalan sunnah ini. Padahal ada berbagai keuntungan dan limpahan pahala yang dapat didapatkan dengan menunaikan Puasa Syawal.

Berikut PalopoMedia.com paparkan 3 alasan mengapa kamu harus berpuasa Syawal.

 

1. Melaksanakan Puasa Syawal Sama dengan Berpuasa 1 Tahun Penuh

Dalam sebuah hadis yang disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada bulan Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan berpuasa 6 hari pada bulan Syawal maka pahala yang ia dapatkan adalah seperti berpuasa selama 1 tahun penuh. Jika dihitung secara matematis, pelipatgandaan 1 puasa kita sama dengan 10 hari. Perhitungannya adalah (30 hari Puasa Ramadhan + 6 hari Puasa Syawal) x 10 = 360 hari/1 Tahun. 

2. Sebagai Penyempurna Puasa Ramadhan

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa sangat sulit atau bahkan mustahil sebagai manusia penuh dosa untuk melakukan suatu ibadah dengan sempurna, termasuk berpuasa Ramadhan. Oleh karena kesadaran tersebut, maka semenstinya kita melakukan amalan lain yang dapat menyempurnakan atau menutupi kekurangan-kekurangan kita saat berpuasa Ramadhan. Dan salah satu amalan yang paling relevan sebagai penyempurna adalah Puasa Syawal.

3. Sebagai Bentuk Konsistensi Beribadah Kepada-Nya

Memang bulan Ramadhan telah berakhir, tapi bukan berarti amalan-amalan yang kita lakukan di bulan tersebut juga ditinggalkan. Hal inilah yang menjadi kekeliruan umum dimasyarakat, yaitu ketika Ramadhan telah berakhir, maka amalan-amalannya juga menurun.

Nah, dengan berpuasa Syawal, menunjukkan bahwa iman dan taqwa kita tak mengenal ruang dan waktu, kita terus konsisten beribadah kepada-Nya.

Share this Post:
Ditulis Oleh A. RAHMAT HIDAYAT
Avatar

0 Comments