Palopo Media

Media Informasi Terkini

URL Berhasil Disalin
News

Aliansi Frontal Menggugat, Desak Pihak Kepolisian Buka Kasus Kekerasan Seksual di Kota Palopo

Editor
Aliansi Frontal Menggugat, Desak Pihak Kepolisian Buka Kasus Kekerasan Seksual di Kota Palopo
Aksi damai Aliansi Frontal Menggugat (Foto: Dokumentasi/Istimewa)

Palopo Media – Aliansi Front Anti Kekerasan Seksual Menggugat (Frontal Menggugat) kembali melangsungkan aksi damai di Jalan Trans Sulawesi, Kota Palopo, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (17/12/2021).

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Frontal Menggugat tersebut menyampaikan narasi berupa desakan kepada pihak kepolisian terkhusus Polres Kota Palopo saat orasi.

Desakan tersebut terkait hasil penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan yang di alami mahasiswi di Kota Palopo yang dinilai cacat prosedur.

Meskipun kasus tersebut sebetulnya telah dihentikan oleh pihak kepolisian, namun bagi Jendral Lapangan Nurhayati, mereka tetap melangsungkan aksi itu karena penyelidikan yang dilakukan dianggap cacat prosedur.

“Kami pertegas bahwa aksi ini akan tetap kami lanjutkan lantaran pihak kepolisian lalai dalam hal penanganan kasus pemerkosaan yang di alami mahasiswi di Kota Palopo,” ucapnya.

“Dimana kasus tersebut pelaku sudah mengakui perbuatannya akan tetapi pihak Reskrim Polres Palopo memberhentikan kasus ini dengan dalih tidak cukup bukti,” lanjut Nurhayati.

Nurhayati menganggap Kepolisian Resor Kota Palopo dianggap tidak berpihak kepada korban pemerkosaan (kekerasan seksual) dan seakan memihak pada terduga pelaku.

“Pasalnya, penyidik menghentikan kasus tersebut setalah terduga pelaku sudah mengakui perbuatannya,” katanya.

“Mirisnya lagi, pihak kepolisian juga seakan menghakimi korban yang seharusnya hal tersebut tidak sepatutnya dilakukan oleh Kepolisian,” sambungnya.

Tak hanya itu, Nurhayati mengungkapkan bahwa kasus itu terlalu dini untuk ditutup dan prematur.

Hal itu kata Nurhayati, karena kasus itu baru lebih sebulan setelah dilaporkan serta pelaku juga sudah mengakui hal tersebut.

“Hal itulah yang membuat kami geram dengan kinerja Polres Palopo,” tegasnya.

“Maka dari itu kami pertegas bahwa kami akan tetap mengawal kasus ini dan mendesak untuk membuka kembali kasus ini, karena kita akan lakukan upaya hukum hingga ke pusat,” tutupnya. (***)

Baca Juga  Polres Palopo SIAP: Santun, Ilmiah, Amanah dan Presisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten